Postingan

Menampilkan postingan dengan label context

Pemrograman LuaTeX dengan ConTeXt

Pemrograman di LuaTeX melalui sistem pengaturan ConTeXt yaitu interaksi antara ConTeXt dan Lua . Kamu dapat memulai kode Lua , selanjutnya fungsi tambahan untuk mengambilnya kedalam sistem TeX . Dua jalan utama dalam melakukan eksekusi kode Lua didalam dokumen ConTeXt yaitu perintah \ctxlua dan lingkungan \startluacode...\stopluacode . Keduanya merupakan wrappers untuk primitif LuaTeX,  \directlua , kamu seharusnya tidak perlu menggunakannya. Secara umum, kamu akan mendefinisikan suatu fungsi dalam blok \startluacode  dan kemudian mendefinisikan perintah TeX sehingga memanggil fungsi dengan menggunakan \ctxlua  khususnya karena \ctxlua  mempunyai sedikit idiosyncracies . Hal utama tentang kode Lua dalam dokumen TeX adalah ini ; kode diperluas oleh TeX sebelum Lua mendapatkan. Ini mengartikan semua kode Lua , meskipun komentar harus resmi kode TeX . String seperti   \undefined  bisa menyebabkan kesalahan tiba-tiba. Perintah untuk inline Lua ...

ConTeXt : Membuat Tabel

Gambar
ConTeXt merupakan varian dari TeX yang memiliki kelebihan dalam pengaturan maupun menghasilkan dokumen yang lebih baik. Pada kesempatan ini kita akan memperkenalkan bagaimana cara membuat tabel di ConTeXt . Berikut ini contohnya yaitu :  Maka akan menghasilkan tabel seperti ini :

ConTeXt : Karakter Khusus

ConTEXt memiliki karakter khusus dalam menghasilkannya seperti tanda backslash\. Ini mem- punyai arti khusus karena didalam ConTEXt suatu perintah diawali dengan tanda backslash se- hingga kita memerlukan defini untuk hal tersebut. Berikut beberapa jenis karakter khusus yang digunakan oleh ConTEXt Special Character Verbatim Text #             \type{#}         \# $             \type{$}         \$ &             \type{&}         \& %             \type{%}         \% +             \type{+}         $+$ -             \type{-}         $-$ =     ...

ConTeXt : Operator Linear

Simbol biner dasar bisa diproduksi dengan menggunakan hubungan karakter keyboard Anda. Termasuk didalamnya +,-,=,< > (+, −, =, <>) . Untuk masalah yang sama, kamu bisa juga ma-sukkan input seperti ini : $x+y$ dan juga ConTEXt menjelaskan masalah yang sama dengan yang ada TEX misalkan dengan contoh yang diberikan x x y , kita bisa mengetikkan $x \times y$ . Dibawah ini daftar sebagian dari operasi biner pada ConTEXt yaitu sebagai berikut : ± ($\pm$)     ≤ ($\leq$)  ⊂ ($\subset$) ∓ ($\pm$)     ≪ ($\ll$)   ⊆ ($\subseteq$) × ($\times$)  ≥ ($\geq$)   ⊃ ($\supset$) ÷ ($\div$)    ≫ ($\gg$)    ⊇ ($\supseteq$) ∗ ($\ast$)    ≡ ($\equiv$)  ∩ ($\cap$) ⋆ ($\star$)   ∼ ($\sim$)    ∪ ($\cup$) • ($\bullet$) ≃ ($\simeq$)  ∈ ($\in$) ∘ ($\circ$)   ≈ ($\approx$) ⋅ ($\cdot$)   ≠ ($\neq$)

ConTeXt : Footnotes

Pada bagian ini saya akan memberikan contoh bagaimana membuat footnote di context : The Hanse was a late medieval commercial alliance of towns in the regions of the North and the Baltic Sea. The association was formed for the furtherance and protection of the commerce of its members. \footnote[war]{This was the source of jealousy and fear among other towns that caused a number of wars.} In the Hanse period there was a lively trade in all sorts of articles such as wood, wool,metal, cloth, salt, wine and beer. \note[war ] The prosperous trade caused an enormous growth of welfare in the Hanseatic towns. \footnote{Hasselt is one of these towns.} Untuk contoh diatas, footnote didefinisikan sebagai berikut :  \footnote{Hasselt is one of these towns}. Pada bagian ini penomoran footnote akan dilanjutnya ke nomor selanjutnya \footnote[war]{This was the source of jealousy and fear among other towns that caused a number of wars} , maka akan menampilkan footnote sedangkan un...

ConTeXt : Modules di ConTeXt

Seperti halnya yang ada di LaTeX, context memiliki suatu paket yang dinamakan modules . Modules merupakan suatu paket perintah dari pihak ketiga yang memudahkan kita dalam menghasilkan dokumen yang berkualitas, sederhana dan cepat.  Beragam tujuan diciptakan context untuk menghasilkan dokumen yang bagus dan berkualitas. Berikut beberapa module yang digunakan untuk memudahkan kalian dalam membuat suatu dokumen yaitu : t-account yang digunakan untuk menggambar T-accounts t-algorithmic seperti paket algoritma pada LaTeX t-animation yang digunakan untuk daftar kegiatan atau todo lists t -bnf merupakan suatu perintah BNF grammar  t-chromato yang digunakan untuk chromatograms t-cmscbf yang digunakan untuk bold small caps t-construction-plan untuk digunakan untuk mengatur gambar yang ditentukan dengan skala t-degrade yang digunakan menurunkan/degrading gambar berbentuk .JPEG t-fixme yang mempunyai fungsi yang sama dengan fixme di LaTeX t-french t-fullpage t-games un...

ConTeXt : Struktur Dokumen ConTeXt

ConTeXt memiliki dua struktur dokumen yaitu Modules atau command merupakan bagian sebelum memulai dokumen yang digunakan untuk memudahkan kita dalam menggunakan context dan membantu pengguna untuk menghasilkan dokumen yang berkualitas . Document command merupakan bagian yang digunakan dalam melakukan perintah pengetikan. Pada bagian ini kita dalam memasukkan berbagai perintah seperti mengetik teks, membuat tabel, menyisipkan gambar dan lain sebagainya. 

ConTeXt : Memulai Dokumen baru

Untuk memulai dokumen context hampir sama dengan memulai dokumen di latex, beberapa hal mendasar yang perlu Anda ikuti yaitu sebagai berikut : Buka TeX Editor , dalam hal ini saya menggunakan WinEdt  versi 8.0( untuk TeX Editor yang lain belum saya coba ). Buatlah dokumen baru di TeXt editor Anda, berikut contoh sederhananya: \starttext “Hello World” \stoptext Selanjutnya simpan dokumen Anda dengan nama misalnya tes.tex   dalam hal ini context mempunyai file ekstensi yang sama dengan latex/tex/xelatex/lualatex/pdflatex yaitu .tex Terlebih dahulu Anda buat folder dengan nama misalnya tes, tetapi tergantung keinginan anda untuk nama file.tex atau folder .  Pada bagian bawah menu baru temukan suatu icon dengan ConTeXt atau pada bagian menu baru, klik TeX > ConTeXt. Dokumen.tex kita akan di- convert ke dokumen.pdf

Simpleslide, a presentation from ConTeXt

Pada hari saya akan menjelaskan secara singkat bagaimana menggunakan dan melakukan instalasi terhadap module simpleslides di context. Instalasi module simpleslide di context Modules simpleslides merupakan salah satu dari module pihak ketiga di context yang memudahkan kita dalam membuat slide menggunakan context. Simpleslides didesain dengan kemudahan, sederhana dalam tampilannya disediakan beberapa tema yang semakin memudahkan kita dalam membuatnya.  Untuk melakukan instalasi modules simpleslides ikuti beberapa langkah dibawah ini :  Terlebih dahulu, Anda telah melakukan instalasi context di komputer Anda dan ditempatkan di c:\context\ Selanjutnya, buka command prompt.  Untuk lebih jelas dapat Anda lihat disini :  Simpleslides, Media Presentasi ConTeXt from Hirwanto

Horee, ConTeXT Server Baru

Hari ini saya melakukan pembaruan module pihak ketiga, alhamdulillah berhasil. Beberapa waktu lalu saya menggunakan context tetapi mengalami gangguan yaitu tidak dapat melakukan kompile module pihak ketiga. Hal ini disebabkan karena context melakukan pemindahan dan perbaikan sistem pada context sehingga akan terkendala pada penggunaan module di context.  Setelah menunggu beberapa waktu, akhirnya saya mendapatkan pembaruan pada context dan berjalan lancar sehingga dapat digunakan lagi. Pembaruan saya lakukan pada tanggal 25/06/2014.  Bagi Anda yang tertarik pada context silakan menggunakannya karena bisa digunakan lagi.